KangChi, The Beginning aka Gu Family Book (bagian awal)

Terus terang ane baru cari tahu soal SW Kang Eun Kyung karena ada hubungannya dengan drama terbaru Lee Seung Gi yang akan tayang awal musim semi ini, Kang Chi, The Beginning aka Gu Family Book (GFB) atau Guga Medical Book (GMB) aka Gu Family Secret (GFS) yang kebetulan jadi salah satu karyanya dia. Dan begitu ane cari tahu soal dia, ane sedikit kaget dengan list karya-karyanya karena hampir sebagian besar karyanya udah ane pernah tonton, malah ada yang termasuk dalam list drakor favorit ane ^^”

Seingat ane, karyanya dia yang pertama kalinya ane lihat adalah Hotelier (MBC, 2001). Well, Hotelier akan selalu menjadi salah satu drakor favorit ane sepanjang masa. Kalo kebanyakan orang-orang tergila-gila dengan Bae Yong Jun karena Winter Sonata, khususnya fans Yong-sama di Jepang, ane justru jatuh cinta dengan BYJ gara-gara Hotelier. Tokoh Frank Shin akan selalu terkenang sebagai karakter seorang gentleman ganteng, ditambah dengan kisah cintanya dengan Suh Jin Young yang diperankan dengan sangat baik oleh aktris cantik Song Yoon Ah, bikin yang nonton jadi ikut geregetan, hehehe~
Song Hye Kyo juga ikut bermain dalam drama ini dan menurut ane pribadi, ane lebih suka melihat aktingnya di drama Hotelier ini dibanding saat SHK di Endless Love.

Drakor kedua karya Mrs Kang yang ane lihat adalah Glass Slippers (SBS, 2002). Melodrama yang bikin sesak napas dan banjir air mata saat nonton drakor ini. Kisah mengharu-biru dua orang saudara perempuan yang menjalani takdir berbeda. Well, duet akting antara aktris Kim Hyun Ju (Kim Yun Hee / Lee Sun Woo) dan Kim Ji Ho (Kim Tae Hee) berhasil menguras air mata. Aktor So Ji Sub ikut berperan di drakor ini dan sayangnya kisah cintanya dengan tokoh Kim Tae Hee berakhir tragis T.T

Yang berikutnya, ane lihat Dal Ja’s Spring (KBS2, 2007). Drakor ini juga termasuk dalam list drakor favorit ane sepanjang masa. Kalo sebagian orang suka drama romantis-komedi, Dal Ja’s Spring akan menjadi top list versi ane sampai detik ini, posisinya di atas Secret Garden (SBS, 2010) yang (mungkin) banyak dipilih orang sebagai drakor rom-com terbaik, don’t kill me people, hehehe~
Duet akting antara Chae Rim (Oh Dal Ja) dan Lee Min Ki (Kim Tae Bong) yang berpasangan sebagai kekasih yang berbeda usia 7 tahun, sungguh lucu, masuk akal dan memikat.

Selanjutnya Powerful Opponents (KBS2, 2008). Chae Rim kembali menjadi lead female di dalam drama ini. Kalo mau jujur, dari beberapa drakor karya Mrs Kang yang ane pernah tonton, drakor Powerful Opponents ini yang paling mengecewakan karena ane ga berhasil ngerti jalan ceritanya akan dibawa kemana alias menurut ane drakor ini ceritanya ngawur ^^”
Apa hubungannya keluarga presiden dengan tari tango?

King of Baking, Kim Tak Goo (KBS2, 2010) drakor berikutnya karya Mrs Kang yang udah ane lihat. Lupakan soal monster rating yang melejit tinggi, ane hanya akan bahas soal ceritanya di sini. Klise, khas makjang drakor tapi dikemas dengan sangat baik dan tepat sasaran sehingga buat orang yang mengikuti drakor ini menjadi penasaran ingin tahu kelanjutan tiap episodenya. Good job for SW.
Terbantu juga dengan penampilan akting dari para aktor-aktris berbakat yang meyakinkan viewers sehingga membuat drakor ini layak ditunggu.

Selanjutnya adalah Man of Honor/Glory Jane. (KBS2, 2011). Kembali lagi mengangkat kisah drakor klise, mengenai anak yang terpisah dari orang tua kandungnya dan dibesarkan di tempat lain, baru saat dewasa si tokoh Jane tahu mengetahui asal-usul dirinya yang sebenarnya. Akting Chung Jung Myun di drakor ini menurut ane pribadi tidak bisa dibilang brilian seperti saat dia bermain di drakor Cinderella’s Eonni. Begitu pun dengan Park Min Young sebagai tokoh Jane, tidak sebagus saat dia berperan di drakor Sungkyunkwan Scandal. Hanya akting aktor pendatang baru Lee Jang Woo yang menurut ane cukup lumayan.

Mengenai Kang Chi The Beginning, ane tidak akan memasang harapan tinggi soal adanya hal baru dalam cerita inti drama ini melihat bagaimana cara kerja dan hasil karya SW Mrs Kang selama ini. Apalagi ane sudah membaca bocoran sebagian kecil akan seperti apa cerita KCTB/GFB nantinya. Kesan klise itu yang pertama kali terbayang di otak ane saat membaca sepengal bocoran cerita KCTB/GFB.

KCTB/GFB akan menjadi karya saeguk pertama Mrs Kang dan kerjasamanya bersama PD Shin Woo Chul yang biasanya bekerjasama dengan SW Kim Eun Seok.
Ngomong-ngomong soal PD Shin Woo Chul, hampir sebagian besar karyanya ane sudah lihat dan sebagian menjadi drakor favorit ane ๐Ÿ™‚

Mulai dari Lover in Paris (SBS, 2004). Drakor ini sampai sekarang masih melekat di ingatan ane dan juga menjadi salah satu drakor klasik favorit karena untuk pertama kalinya ane mengakui Lee Dong Gun dan Park Shin Yang yang berperan di drama ini ganteng dan endingnya yang bikin gigit jari, hahaha~
Kalo mau tahu apa yang bikin gigit jari, silahkan nonton drakor ini sampai selesai dan semoga setelahnya layar tv/pc anda tidak rusak karena terlempar barang oleh anda yang merasa gemas, kekeke~

Lovers (SBS, 2006) tidak selesai ane tonton dan sampai sekarang tidak ada keinginan untuk nonton ulang. Habis perkara! Lols ๐Ÿ˜€

Berikutnya On Air (SBS, 2008). Drakor yang bercerita tentang seluk-beluk produksi drama. Sebuah tema yang tidak biasa pada saat itu didukung oleh deretan akting memukau para aktor-aktrisnya (Kim Ha Neul, Song Yoon Ah, Lee Bom Soo, Park Yong Ha) menjadikan drama ini cukup menarik untuk diikuti.

City Hall (SBS, 2009) bercerita soal politik yang dibalut komedi dan kisah cinta. Duet akting Cha Seung Woo dan Kim Sun Ah tidak akan membuang percuma waktu yang anda habiskan menonton drakor ini. Sangat menarik.

Yang berikutnya Secret Garden (SBS, 2010). Well, siapa yang belum pernah nonton drakor ini? Mungkin hanya sedikit yang angkat tangan jika ditanya begitu, hehehe~
No comment-lah soal drakor ini karena ane yakin banyak orang yang sudah mengupas tuntas soal drama satu ini.

A Gentleman’s Dignity (SBS, 2012), jujur aja ane ga selesai nonton drakor satu ini. Tema cerita seperti ‘sex in the city’ versi 4 pria berumur ga berhasil membuat ane tetap menikmati drama ini sampai selesai. Oh, don’t kill me people :p

Kembali ke soal KCTB/Gu Family Book. Jujur aja ane punya sedikit kekhawatiran dengan kerjasama duet PD Shin dan SW Kang ini. Seperti yang ane bilang di atas, ane ga berani berekspektasi tinggi bahwa tipe cerita KCTB/GBF akan berbeda dengan hasil karya SW Kang lainnya yang sudah-sudah. KCTB/GFB memang sebuah drama saeguk, yang pastinya akan sangat berbeda setting dengan drakor karya PD Shin dan SW Kang sebelumnya karena ini adalah drama saeguk pertama mereka.

Yang menjadi titik cerah buat ane mungkin jika melihat cara kerja PD Shin. Terus terang, sinematografi karya PD Shin bukanlah yang terbaik menurut ane tapi tidak bisa dibilang jelek juga.
Adegan saeguk yang bagus yang pernah dibuatnya mungkin saat di Secret Garden, menggambarkan saat tokoh Gil Ra Im (Ha Ji Won) sedang berakting laga meniru adegan dalam drakor Damo yang kebetulan di dunia nyata pernah dimainkannya juga. Damo yang asli adalah buah karya PD Lee Jae Kyung yang menurut ane adalah PD dengan kemampuan sinematografi terbaik saat ini (merunjuk juga pada drakor Fashion’s 70, Beethoven’s Virus, The King 2 Hearts).
Jika PD Shin konsisten mengusung cara kerjanya saat mengambil adegan saeguk di Sega seperti itu, ane jadi punya optimisme drama KCTB/GFB akan berkualitas, minimal dilihat dari sisi sinematografinya.

Yang mungkin menjadi harapan ane juga adalah kualitas akting dari para aktor-aktris yang ikut terlibat dalam drama KCTB/GFB ini. Semoga mereka bisa membawakan karakter yang diembannya dengan baik, khususnya Lee Seung Gi yang menjadi lead male drama ini bisa memberikan kemampuan akting terbaiknya sama atau bahkan lebih baik dari aktingnya sebagai Lee Jae Ha di The King 2 Hearts. Semoga!!!

Berikut adalah sedikit informasi mengenai SW Kang Eun Kyung (sc: dramawiki).

Name: ๊ฐ•์€๊ฒฝ / Kang Eun Kyung (Gang Eun Gyeong)
Profession: Screenwriter
Birthdate 1971-Jul-25

TV Shows :

Man of Honor (KBS2, 2011)
King of Baking, Kim Tak Goo (KBS2, 2010)
Powerful Opponents (KBS2, 2008)
Dal Ja’s Spring (KBS2, 2007)
Hello, God (KBS2, 2006)
Oh! Pil Seung And Bong Soon Young (KBS2, 2004)
Good Person (MBC, 2003)
Glass Slippers (SBS, 2002)
Hotelier (MBC, 2001)
Third Coincidence (MBC, 2001)
Ghost (SBS, 1999)
White Night 3.98 (SBS, 1998)

Recognitions :

2010 KBS Drama Awards: Writer Award (King of Baking, Kim Tak Goo)

Trivia :

Education: University of California Irvine (Broadcasting major)

Berikut sedikit informasi soal PD Shin Woo Chul (sc: dramawiki).

Name: ์‹ ์šฐ์ฒ  / Shin Woo-chul (Sin Wu-cheol)
Profession: Director

TV Shows as a Director :

A Gentleman’s Dignity (SBS, 2012)
Secret Garden (SBS, 2010)
City Hall (SBS, 2009)
On Air (SBS, 2008)
Lovers (SBS, 2006)
Lovers in Prague (SBS, 2005)
Lovers in Paris (SBS, 2004)

Achievements :

2011 6th Seoul International Drama Awards: Hallyu Drama Director Award (Secret Garden)
2009 45th Baeksang Arts Awards: PD Award (On Air)
2005 41st Baeksang Arts Awards: Best TV Drama Award (Lovers in Paris)

Posted with WordPress for BlackBerry.

Iklan

Dorama – Sakamoto Yuji

Ane ga malu mengakui diri sebagai dorama-lovers. Jauh sebelum K-wave mewabah termasuk drama korea, ane telah jatuh hati dengan dorama. Sampai sekarang walau pilihan drakor semakin banyak dan menarik, dorama selalu punya tempat di hati ane ๐Ÿ™‚

Salah satu dorama berkualitas yang ane lihat baru-baru ini adalah Soredemo, Ikite Yuku (Fuji TV, 2011). Human drama yang dibintangi my love, Eita dan Mitsushima Hikari ini begitu berkesan. Kekuatan cerita dan akting yang menawan dari para aktor yang bermain di dalam drama ini bukan main-main. Sisi manusia yang begitu kental di dalam drama ini berhasil menggugah hati ane. Sebuah peristiwa tragedi masa lalu yang masih membayangi tokoh-tokohnya hingga ke kehidupan mereka sekarang.
Ane ga akan cerita panjang lebar seperti apa isi dorama yang berhasil memenangkan banyak award ini, well…silahkan googling sendiri untuk cari tahu lebih lanjut :p

Yang mau ane bahas di sini adalah soal SWnya, Sakamoto Yuji. Waktu ane iseng nyari info soal SW dorama Soredemo, Ikite Yuku, ane baru tahu kalo SW dorama ini sama dengan SWnya dorama klasik Tokyo Love Story (Fuji TV, 1991). Buat dorama-lovers veteran seperti ane ini, Tokyo Love Story adalah salah satu dorama klasik sepanjang masa. Tokyo Love Story menjadi salah satu list yang ‘wajib’ ditonton ulang/dikoleksi ๐Ÿ˜€

Siapa yang masih ingat bittersweet love story antara Akana Rika yang diperankan oleh Suzuki Honami dengan Nagao Kanji (Oda Yuji), lalu kisah cinta mereka menjadi semakin rumit dengan adanya tokoh Sekiguchi Satomi (Arimori Narimi) dan Mikami Kenichi (Eguchi Yosuke)? Siapa yang masih ingat ama ost dorama ini, Love Story wa Totsuzen ni by Kazumasa Oda?
Pantas saja ane merasa familiar saat mendengar ost dorama Soredemo, Ikite Yuku, ternyata Kazumasa Oda juga mengisi ost dorama ini dengan lagu Tokyo no Sora. Love it !!!

Dari list panjang karya Sakamoto Yuji, baru tiga yang (mungkin) ane lihat sampai detik ini. Dorama karyanya yang ketiga yang ane lihat adalah dorama tanpatsu Sayonara Bokutachi no Youchien (NTV, 2011) yang dibintangi aktris cilik berbakat Ashida Mana. Kisah mengharukan dan manis 5 orang anak TK yang melakukan perjalanan bersama tanpa orang dewasa demi menemui salah satu teman kelas mereka yang dirawat di RS luar kota.

Yang bisa ane tangkap dari ketiga drama karya Sakamoto-sensei yang pernah ane lihat sejauh ini, sisi manusia digambarkan tidak hanya memiliki dua sisi saja, gelap dan terang, melainkan digambarkan semanusiawi mungkin. Tidak ada formula yang pasti untuk menggambarkan karakter-karakter para tokoh yang ada di dorama karyanya namun bukan berarti karakterisasinya tidak jelas. Justru sebaliknya. Karyanya cukup detail dan menyentuh aspek kehidupan dengan gamblang, sederhana dan apa adanya. Ane yang melihat dorama karyanya bisa ikut merasakan kehangatan nilai-nilai soal hidup yang berharga dan hal ini membuat ane berpikir soal kehidupan.

Berikut sedikit informasi soal Sakamoto Yuji (sc: dramawiki).

Name: ๅ‚ๅ…ƒ่ฃ•ไบŒ (ใ•ใ‹ใ‚‚ใจใƒปใ‚†ใ†ใ˜)
Name (romaji): Sakamoto Yuji
Profession: Screenwriter
Birthdate: 1967-May-12
Birthplace: Osaka

TV Shows :

Saikou no Rikon (Fuji TV, 2013)
Makete, Katsu (NHK, 2012)
Soredemo, Ikite Yuku (Fuji TV, 2011)
Sayonara Bokutachi no Youchien (NTV, 2011)
Mother (NTV, 2010)
Chase (NHK, 2010)
Taiyo to Umi no Kyoshitsu (Fuji TV, 2008)
Ryokiteki na Kanojo (TBS, 2008)
Watashitachi no Kyokasho (Fuji TV, 2007)
Top Caster (Fuji TV, 2006)
Saiyuuki (Fuji TV, 2006)
Last Christmas (Fuji TV, 2004)
Itoshi Kimi e (Fuji TV, 2004)
Anata no Tonari ni Dareka Iru (Fuji TV, 2003)
Remote (NTV, 2002)
Renai Hensachi (Fuji TV, 2002)
Tsubasa wo Kudasai! (Fuji TV, 1996)
Hatachi no Yakusoku (Fuji TV, 1992)
Tokyo Love Story (Fuji TV, 1991)
Nippon-ichi no Kattobi Otoko (Fuji TV, 1990)
Dokyuusei (Fuji TV, 1989)

Recognitions :

70th Television Drama Academy Awards: Best Screenwriter for Soredemo, Ikite Yuku
65th Television Drama Academy Awards: Best Screenwriter for Mother
53rd Television Drama Academy Awards: Best Screenwriter for Watashitachi no Kyokasho

Posted with WordPress for BlackBerry.

Dorama – Asano Taeko

Asano Taeko

Jujur, dari sekian list karya-karyanya Asano Taeko hanya beberapa yang sudah ane lihat, dan dari sedikit list yang ane pernah lihat itu ane suka semuanya.

Pertama, dorama romantis Love Generation (Fuji TV, 1997) yang dibintangi Kimura Takuya (Katagiri Teppei) dan Takako Matsu (Uesugi Riko) yang berperan sebagai rekan kantor yang terlibat hubungan cinta. Simbol apel yang terbuat dari kaca/sejenis kristal bening begitu melekat di ingatan saat teringat soal dorama ini. Setting di jembatan juga sering muncul di dalam drama.

Kedua, dorama mellow Kamisama Mou Sukoshi Dake (Fuji TV, 1998). Duet aktor blasteran Jepang-Taiwan, Takashi Kaneshiro (Ishikawa Keigo) yang berperan sebagai produser musik dan Kyoko Fukada (Kano Masaki), seorang gadis SMU biasa yang terkena HIV/AIDS berhasil menguras air mata siapa pun yang menonton dorama ini *termasukane*. Ost dorama ini, For You by Luna Sea seperti mantra sedih saat didengar dan tanpa sadar kita (mungkin) akan meneteskan airmata.

Ketiga, dorama Last Friends (Fuji TV, 2008). Ane ga tahu harus komentar apa tentang dorama yang satu ini. Spesial, mungkin kata yang mendekati maksud ane mengenai dorama yang banyak memenangkan penghargaan ini. Tema drama yang lumayan berat berhasil dibawakan oleh para aktor dengan baik membuat dorama ini jadi salah satu dorama favorit ane. Lihat aja deretan aktor-aktris muda berbakat yang ikut main di dorama ini, sebut saja Nagasawa Masami (Aida Michiru) yang bertunangan dengan seorang pemuda super-protektif yang diperankan oleh Nishikido Ryo (Oikawa Sosuke) yang berujung tragis. Ada lagi Ueno Juri (Kishimoto Ruka) gadis tomboy yang merasa tidak nyaman dengan orientasi seksnya sehingga pada akhirnya memutuskan menjadi laki-laki. Sejak SMU diam-diam dia mencintai Aida Michiru. Lalu ada my love Eita (Mizushima Takeru) yang berperan sebagai make-up artis yang memiliki masa lalu kelam karena diperkosa oleh kakak perempuannya sendiri sehingga saat Takeru dewasa dia menjadi takut berhubungan (cinta) dengan wanita sampai dia bertemu dengan Ruka yang tomboy dan Takeru diam-diam mencintainya. Ost dorama ini, Prisoner of Love yang dinyanyikan dengan sangat indah oleh Utada Hikaru menambah kesan ‘dark and sad’ dalam drama ini.
Well, cuma dua kata buat kalian yang belum pernah nonton dorama berkualitas ini : “Buruan lihat!!!” ๐Ÿ˜€

Keempat, dorama mellow Innocent Love (Fuji TV, 2008). Aktris Horikita Maki (Akiyama Kanon) berperan sebagai seorang gadis muda yang harus menderita di dalam lingkungan tempatnya tinggal (sehingga dia harus terus berpindah-pindah) akibat memiliki seorang kakak laki-laki yang dipenjara karena terlibat pembunuhan. Saat dia bekerja sebagai pembantu rumah tangga di rumah seorang pianis terkenal yang diperankan Kitagawa Yujin (Nagasaki Junya) dia jatuh cinta padahal si pianis dengan setia merawat tunangannya yang koma. Tema gay terasa kental di dalam dorama ini. Utada Hikaru kembali menyanyikan ostnya, Eternal, lagu indah yang terkesan sedih.

Kelima, Tsuki no Koibito (Fuji TV, 2010). Aktor kawakan Kimura Takuya (Hazuki Rensuke) terlibat hubungan cinta-kerja yang rumit dan menyakitkan dengan Shinohara Ryoko (Ninomiya Maemi), teman dekat sekaligus rekan kerjanya, dan aktris-model Taiwan, Lin Chi Ling (Liu Xiu Mei) seorang aktris baru orbitannya. Lalu ada juga tokoh Sai Kazami/Cai Feng Jian yang diperankan Matsuda Shota, bawahan Renzuke yang kemudian mengambil alih perusahaan Renzuke dan mencintai Maemi secara sepihak. Adegan Maemi mengungkapkan cinta terpendamnya pada Renzuke yang berdiri membelakanginya yang akan pergi menyusul Xiu Mei ke bandara selalu ane ingat dan entah kenapa setelahnya menjadi sedih, hiks~padahal dorama ini happy ending ๐Ÿ™‚
Toshinobu Kubota mengisi ost dorama ini, lagu berjudul Love Rain~Koi no Ame, sangat indah.

Berikut sedikit info soal Asano Taeko (sc: dramawiki).

Name: ๆต…้‡Žๅฆ™ๅญ
Name (romaji): Asano Taeko
Profession: Screenwriter
Birthdate: 1961-Oct-04
Birthplace: Kanagawa Prefecture, Japan
Star sign: Libra

TV Shows :

Tsuki no Koibito (Fuji TV, 2010)
Chichi yo, Anata wa Erakatta (TBS, 2009)
Innocent Love (Fuji TV, 2008)
Cat Street (NHK, 2008)
Last Friends (Fuji TV, 2008)
Bizan (Fuji TV, 2008)
Junjo Kirari (NHK, 2006)
Ooku 5 (Fuji TV, 2005)
Honto ni Atta Kowai Hanashi SP (Fuji TV, 2004)
I’m Home (NHK, 2004)
Ooku 4 (Fuji TV, 2004)
Chotto Matte Kami-sama (NHK, 2004)
Ooku 3 (Fuji TV, 2003)
Kaidan Hyaku Monogatari (Fuji TV, 2002)
Bara no Jyujika (Fuji TV, 2002)
Kongai Renai (TV Asahi, 2002)
Nisennen no Koi (Fuji TV, 2000)
Kamisama Mou Sukoshi Dake (Fuji TV, 1998)
Love Generation (Fuji TV, 1997)
Age 35 Koishikute (Fuji TV, 1996)

Movies :

NANA 2 (2006)
NANA (2005)

Awards :

57th Television Drama Academy Awards: Best Script – Last Friends.

Film NANA dan sekuelnya ane juga udah pernah nonton. Film bergaya punk rock n’roll yang diisi dengan lagu-lagu ost keren. FYI, NANA diadaptasi dari manga karangan Ai Yazawa, one of my favorite manga-ka ๐Ÿ™‚

Posted with WordPress for BlackBerry.

Dorama – Kitagawa Eriko

Ada yang kenal dengan screenwriter Kitagawa Eriko? Orang umum bisa dimaklumi kalo ga kenal dia. Pecinta dorama kenal dia? Kalo sampai dorama-lovers ga tahu siapa dia, waaah~patut dipertanyakan ke’aslian’ dorama-loversnya, hahaha……

Masih ga kenal juga? Well, bagaimana kalo ane sebutin list dorama karya-karyanya? Tahu dorama jadul Asunaro Hakusho (Fuji TV, 1993) atau yang dikenal di sini dengan judul Ordinary People? Dorama ini punya tempat spesial di hati ane waktu pertama kali nonton di tv lokal dan masih membekas sampai sekarang. Ostnya True Love yang dinyanyiin Fuji Fumiya, salah satu ost drama favorit ane.
Pertama kalinya lihat akting Kimura Takuya dan Tsutsui Michitaka yang masih unyu, lols. Tokoh Tamotsu Kakei yang diperankan Tsutsui bikin ane klepek-klepek, nyadar untuk pertama kalinya kalo cowok Jepang itu ada yang cakep, hahaha~
Sebenarnya, tema cerita drama ini biasa-biasa aja dan umum ditemui dalam hidup, menitikberatkan pada persahabatan 5 orang mahasiswa di dalam sebuah kampus yang dibumbui kisah cinta di antara mereka. Yang menarik menurut ane (mungkin) adalah alurnya. SWnya alias Kitagawa Eriko berhasil membangun alur cerita yang ringkas, padat dan tepat sasaran. Jujur aja, sampai sekarang ane masih ingat bagaimana jalan cerita drama ini walau udah lama banget nonton. Dorama ini punya kenangan tersendiri buat ane, dan jangan heran kalo ane berusaha nyari copy-an dorama jadul ini buat dilihat lagi (susahnya minta ampun), dan untungnya ane dapet *nyengirlebarbahagia*

Masih ga tahu juga Asunaro Hakusho aka Ordinary People atau soal Kitagawa Eriko? Bagaimana dengan dorama Long Vocation (Fuji TV, 1996) ? Siapa yang masih ingat kisah cinta manis Hayama Minami dan Hidetoshi Sena? Atau siapa yang masih hafal lirik lagu ost dorama ini, La La La La Love Song by Toshinobu Kubota feat Naomi Cambell?
Dorama ini yang bikin ane jatuh cinta lebih dalam lagi ama Kimutaku alias Kimura Takuya dan Yutaka Takenouchi yang kakoi abiz ๐Ÿ˜€
SWnya pintar membangun alur sehingga buat yang nonton ga ada rasa bosan, malah nagih dan membekas di hati. Sama seperti Ordinary People, Long Vocation adalah dorama spesial buat ane.

Setelah dua dorama di atas, masih belum kenal juga kah dengan Kitagawa Eriko atau pun karya-karyanya? Kalo ane sebut dorama menyayat hati Beautiful Life (TBS, 2000) ada yang ingat? Siapa yang nangis mewek nonton drama ini? *tunjuktangansendiri* Siapa yang jadi sedih waktu dengar ost drama ini, Konya Tsuki no Mieru oka ni yang dinyanyiin B’Z? *tunjuktanganlagi* Siapa yang ga bisa lupa bittersweet love story antara Okishima Shuji (Kimura Takuya) dan Machida Kyoko (Takako Tokiwa)? *angkatduatangan* dan siapa yang ga bosen re-run dorama klasik ini? *angkatduatanganlagi* hehehe~
Gara-gara dorama ini, ane cinta mati ama aktingnya Kimutaku, dan jadi fans berat Takako Tokiwa, lols

Masih ga tahu juga? Well….well….ke-3 dorama yang ane sebut di atas emang tergolong dorama jadul apalagi buat ukuran orang yang lahir di tahun ’90an ke atas. Tapi bukan soal jadul/ga yang penting, pointnya adalah ke-3 dorama di atas adalah sebagian kecil dari dorama klasik yang ‘wajib’ dilihat oleh dorama-lovers, entah salah satu atau justru ke-3nya untuk mendefinisikan dan menasbihkan makna ‘dorama-lovers’ sesungguhnya :p
Yakin deh, kalo udah pernah nonton salah satu atau justru ke-3nya pasti langsung jatuh cinta ama dunia dorama *pengalamanpribadi* hehehe~

Ok, masih dimaklumi kalo ga kenal Kitagawa Eriko atau pun ke-3 karya lamanya di atas, tapi bagaimana dengan dorama Orange Days (TBS, 2004) ? Tema cerita dorama ini agak mirip dengan Ordinary People, mengangkat kisah persahabatan dan cinta 5 orang mahasiswa dalam satu kampus. Asiknya setelah nonton dorama ini ane jadi familiar ama beberapa gerakan bahasa isyarat. Dorama ini yang mengenalkan ane untuk pertama kalinya dengan akting Tsumabuki Satoshi, Shibasaki Kou dan my love Eita ๐Ÿ˜€ Ostnya yang dinyanyiin Mr Children, Sign, bikin ane jadi fans mereka.

Orange Days masih dianggap dorama jadul? Well, bagaimana dengan Sunao ni Narenakute / Hard to Say That I Love You (Fuji TV, 2010) ? Kisah cinta 5 orang dewasa yang bersahabat gara-gara twitter. Reuni akting Eita dan Ueno Juri setelah Last Friends dipertemukan kembali lewat dorama sweet ini. Ini juga dorama pertama yang dibintangi Kim JaeJoong/Hero, salah satu vokalis boyband DBSK/TVXQ/Tohoshinki (eks) dan JYJ (now) dan mengantarkannya meraih Best Supporting Actor di 14th Nikkan Sports Drama Grand Prix (Spring 2010).
Hero JaeJoong juga membintangi Postman to Heaven (SBS, 2010) berpasangan dengan Han Hyo Joo. Sama seperti yang sudah-sudah, Postman to Heaven juga salah satu karya Kitagawa Eriko.

Berikut informasi singkat soal Kitagawa Eriko (sc: dramawiki)

Name: ๅŒ—ๅทๆ‚ฆๅๅญ
Name (romaji): Kitagawa Eriko
Profession: Writer
Birthdate: 1961-Dec-24
Birthplace: Minokamo, Gibu prefecture

TV Shows:

Okaasan no Saigo no Ichinichi (ใŠๆฏใ•ใ‚“ใฎๆœ€ๅพŒใฎไธ€ๆ—ฅ) (TV Asahi, 2010)
Postman to Heaven (SBS, 2010)
Sunao ni Narenakute (Fuji TV, 2010)
Tatta Hitotsu no Koi (NTV, 2006)
Orange Days (TBS, 2004)
Sora Kara Furu Ichioku no Hoshi (Fuji TV, 2002)
Love Story (TBS, 2001)
Beautiful Life (TBS, 2000)
Over Time (Fuji TV, 1999)
Saigo no Koi (TBS, 1997)
Long Vacation (Fuji TV, 1996)
Aishiteiru to Ittekure (TBS, 1995)
Kimi to Ita Natsu (Fuji TV, 1994)
Asunaro Hakusho (Fuji TV, 1993)
Sono Toki, Heart wa Nusumareta (Fuji TV, 1992)
Sugao no Mama de (Fuji TV, 1992)

Recognitions:

41st Television Drama Academy Awards: Best Screenwriter: Orange Days
33rd Television Drama Academy Awards: Best Screenwriter: Sora Kara Furu Ichioku no Hoshi
24th Television Drama Academy Awards: Best Screenwriter: Beautiful Life
9th Television Drama Academy Awards: Best Screenwriter: Long Vacation
6th Television Drama Academy Awards: Best Screenwriter: Aishiteiru to itte kure

Setahu ane, Tsutsui Michitaka main di 2 dorama karya Kitagawa-san sebagai lead male, Asunaro Hakusho (Fuji TV, 1993) dan Kimi to Ita Natsu (Fuji TV, 1994).
Lain lagi dengan Kimura Takuya. Dia punya track records sering main di dorama karya Kitagawa-san, baik sebagai lead male atau pun second male. Di antaranya : Sono Toki, Heart wa Nusumareta (Fuji TV, 1992), Asunaro Hakusho (Fuji TV, 1993), Long Vocation (Fuji TV, 1996), Beautiful Life (TBS, 2000), dan Sora Kara Furu Ichioku no Hoshi (Fuji TV, 2002).

Satu ciri khas yang selalu ane temukan di dalam dorama karya Kitagawa-sensei adalah tema ‘young and fresh’ baik mengangkat kisah antara orang-orang muda atau pun hal-hal yang update pada masanya.
Sudah bisa diduga, Kitagawa Eriko adalah salah satu SW dorama favorit ane, hehehe~

Posted with WordPress for BlackBerry.

TK2H : Lee Seung Gi – Ha Ji Won

#randomthing
Tiga hari yang lalu mimpi Seunggi-Wonnie. Seunggi megang payung putih polos dan di sampingnya Wonnie. Keduanya pakai baju hitam dan tersenyum.

Asli ga ngerti maksud mimpi ini ^^โ€œ

Change the topic! How talk about MBC drama award 2012?
Seem like a big joke, huuh? lols.
Rise your hands if you has agree with me!!!

Posted with WordPress for BlackBerry.

The King 2 Hearts: My a Little Heaven

Hi, I’m back!

Serasa punya hutang yang belum terbayar karena udah lama ga nulis sesuatu di sini, kekeke~
Ane akan jelasin alasannya kenapa udah lama ga main-main ke sini lagi.

1) Ga ada waktu untuk nulis. Atau lebih tepatnya, males *getok jidat sendiri* XD. Fokus ane teralihkan ke hal lain, jadi urusan ngurus blog ini agak terabaikan #ngeles.
2) Ga tahu mau nulis apa. Padahal di luar sana banyak hal-hal menarik yang bisa diobrolin di sini tapi entah kenapa ga bisa menggugah hati ane untuk bahas di sini.
3) Karena fokus ane belakangan ini hanya berpusat pada Lee Seunggi, Ha Jiwon dan TK2H dan berputar pada ke-3 hal itu aja *sigh*

Belum pernah ada drama korea yang bisa membuat ane menghela napas berkali-kali sampai ane liat TK2H. Dan hal itu berlanjut pasca selesai nonton dramanya. Atau dengan kata lain, efek/pengaruh drama ini terlalu besar dan sulit untuk ane atasi sendirian. Dan ane ga heran kalau apa yang ane rasain ini terjadi juga pada hearties yang lain *sigh*.

Salahkan drama TK2H karena terlalu AWESOME to the Max!!!!!

Dan akibat yang ditimbulkan drama ini, untuk pertama kalinya dalam hidup ane, ane menjadi seorang shipper, *pprrrttt* some of weird feeling after I’ve write that word!!! Make me chills, kekeke~

At the first, I feel its really funny. How come, a drama can make me devote all my attention to the lead actor and actress just because I can not resist from their chemistry during drama and some of bts. And then proceed with a few clues that I got recently.
It felt strange, weird, unreal, and like not myself.

But this is beyond my control. I made ineffective. I fell in love with AhHa couple and in the deepest of my heart, there is a desire to see them become real a couple in their real life.
Have I crossed the line that I’ve should not be? My logic said: Yeah, this time I’ve crossed a line. But my heart said otherwise. Its really confused me ^^โ€œ

A drama should be a drama only, and is not a part in the drama of my own life!
A drama just for fun. Enjoy it. I have my own life apart from the real and drama!
But now it seems, have mingled with my real life and drama. Mix together. Ahha couple became a part of me that is difficult let go. Lee Seunggi and Ha Jiwon has entered into my heart and mind. I was really expecting both of them to be a real partner *sigh*.

I guess the romantic side in me has power over me that I was swept up in my own drama creations, kekeke~
Blame to TK2H coz too awesome!!! ๐Ÿ˜€

I do not even care about difference age between Lee Seunggi and Ha Jiwon! If they do in relationship, as long as they love each other and be happy, that’s enough for me.
Anyone can not predict the future. My only one hope is Lee Seunggi dan Ha Jiwon will be happy, together or not later.

I think these words are very suitable to describe how the relationship between Lee Seunggi and Ha Jiwon. I quote the words of the dialogue TK2H drama :

โ€œBach and Gounod were born in different places, in different times. That their music fits together like this, is amazing. Lee Seung Gi and Ha Ji won were born in different places, in different times. That their sizzling chemistry fits together like that, is amazing.โ€

๐Ÿ˜€

Posted with WordPress for BlackBerry.

The King 2 Hearts addict: part 2

Yes, I’m still withdrawal ๐Ÿ˜€

Ngomongin drama ini seolah ga pernah kehabisan bahan. Kegilaan aq pada drama ini seolah udah mendarah daging, masuk ke sumsum tulang (*lebay) ๐Ÿ˜€

Jujur, pertama kali nonton drama tk2h karena LM/LF-nya. Lee Seunggi n Ha Jiwon, dua2nya favo-ku. Kenal Seunggi pertama kali dr Xman (2006), kalo Jiwon unnie dr jamannya Damo (2003) n Love Letter bareng ama Kang Hodong n Shinhwa.

Pertamanya masih ragu dg chemistry couple ini krn gap 9 tahun, dan jg temaย  black comedy yg menitikberatkan pd intrik politik (bukan tema favo-ku) tapi tetap niat mau nonton krn bias ama ke-2nya. Dan begitu nonton, sama sekali ga nyesel ๐Ÿ˜€

Ok, aq ga akan bahas lagi ttg chemistry antar tokoh, khususnya OTP/OSP yg terbukti HOT. Atau kualitas sinematografi, ost, skill akting dr para aktor-aktrisnya yg superb. Yg ingin aq tekankan di sini adalah dr sisi storyline-nya. Yg aq suka bgt dr storyline tk2h ini adalah adanya benang merah ttg humanism yg kental. Hal ini jarang ada di kdramaland, kalaupun ada hanya muncul di permukaan aja, tidak mjd inti dr cerita. Hal ini berbeda dg jdrama, dimana benang merah humanism sering ditemukan. Kebanyakan tema storyline di Kdramaland memfokuskan pd sisi romantisme aja, sedangkan sisi/wajah ‘manusia’ dr para tokoh2nya terkesan kurang digali (biasanya cuma karakter LM-LFnya aja yg lumayan berkembang). Di tk2h sisi ‘manusia’nya justru mjd inti ceritanya.

Kenapa aq bilang sisi humanism dr drama ini kental bgt, well…..kita bs liat sisi ini melalui perkembangan karakter tokoh2 yg ada di sini. SW drama ini emang jempolan dlm characters building/developing (buat yg blom nonton Bethovens virus: recommended!). Para tokoh digambarkan bukanlah sosok manusia sempurna, termasuk hero, heroin ataupun villain. Ga ada tokoh yg pure white atau black, tp semua tokoh digambarkan berada di sisi grey/abu2 sama spt pd gambaran manusia nyata.

Contohnya, tokoh Hangah. Dlm pekerjaan (yg berkaitan dg militer) dia ahli dibidangnya tp dia jg tidak melupakan kodratnya sbg wanita. Dia ingin mencintai n dicintai. Menilai dr hub-nya dg Jaeha, sedari awal, Hangah menekankan pd Jaeha u/ melihat dirinya bukan hanya sbg wanita tp jg partner sejajar. Dr awal episode sampe akhir, Hangah menekankan hal ini. Hangah jg berjiwa besar. Cintanya murni dan tanpa syarat. Dibesarkan o/ ayahnya seorg diri n tumbuh tanpa kasih sayang ibu, tdk mjdkan Hangah kekurangan kasih sayang. Cinta Hangah jg berperan mjd penyembuh luka bg org lain, dlm hal ini Jaeha yg pd akhirnya mau membuka hatinya. Walau dlm prosesnya, dirinya sdri ikut terluka tp Hangah tetap bertahan pd Jaeha. Jenis cinta spt ini yg mulai langka. Cintanya bukan jenis cinta destruktif yg egois. Hangah pd dasarnya adalah pribadi yg hangat. Kehangatan cinta Hangah mjd sumber kekuatan bg org lain, bukan hanya bg Jaeha tp jg Jaeshin n QM. Inget adegan di RS saat Jaeshin diseret Hangah ke kamar mandi? Atau saat Hangah mendesak Jaeshin u/ mengingat ttg Bonggu n Bong2? Saat diculik, Hangah mjd kekuatan bg QM shg QM berani ambil keputusan u/ kabur. Atau saat QM dg gemetar memukuli Bonggu dg harga dirinya sbg QM?

Terus terang, karakter Hangah mengingatkanku pd karakter Yuri Makurano dr manga For The Rose (Yoshimura Akemi, salah satu mangaka favo-ku). Baik Hangah maupun Yuri sama2 pribadi yg jujur, hangat n memiliki cinta/hati yg seolah tanpa batas. Such as beautiful n wonderful character.

Contoh lain, salah satu sisi Jaeha. Jaeha dr awal sadar bhw dirinya brengsek bahkan menyebut dirinya sdri sbg ‘trash/sampah’, ini secara sadar dilakukannya u/ menutupi sisi dirinya yg sebenarnya. Sedari awal dia udah pakai topeng u/ melindungi dirinya sdri dr realita yg membuatnya trauma n mjd pribadi yg sinis (ingatan ttg first love-nya). Tp karena Hangah, dia pelan2 membuka diri, walau dlm prosesnya tidak bisa langsung instan berubah. Perjalanan panjang prince yg super brengsek berubah mjd King yg mature, berani n bs diandalkan yg paling memperlihatkan sisi humanism/manusia-nya dr karakter Jaeha.

Contoh lain, dr sisi sek Eun. Abdi loyal selama 30 tahun lebih pd kerajaan tp krn kesalahan kecil yg diperbuatnya dg tdk sengaja (faktor usia?) malah menciptakan labirin masalah rumit yg melibatkan anggota kerajaan. Sisi dualisme sek Eun sangat kuat. Di satu sisi dia abdi yg setia pd kerajaan tp di sisi lain u/ melindungi kepentingannya itu dia secara sadar mendekatkan diri pd inti masalah (Bonggu cs) yg membuatnya mengkhianati kerajaan. Penyesalannya yg datang terlambat terlihat sangat manusiawi. Saat Shikyung meninggal, sek Eun melihat ini sbg karma atas perbuatannya pd royal family shg dia tdk bs sepenuhnya menyalahkan kematian anaknya pd king Jaeha, tp lebih menyalahkan dirinya sdri. Dan u/ menyembuhkannya dr luka ini, dia mengatasinya dg satu2nya cara yg dia tahu seumur hidupnya, yaitu mengabdikan diri sepenuhnya pd kerajaan n mendampingi king Jaeha dg setia sama spt Shikyung yg sampai akhir setia pd king Jaeha.

Bahkan, dr Bonggu bs diliat sisi ‘manusia’nya saat dia cerita ttg kenangan masa kecilnya pd QM. Bonggu menyalahkan orang tua kandungnya yg membuangnya shg mjdkan dirinya pribadi yg spt skrg n dia meminta pengertian QM akan hal ini.

Satu lagi yg kuat bgt di drama ini adalah soal trust/kepercayaan. Cinta JH-HA dilandasi trust satu sama lainnya. Rasa saling percaya mjdkan pondasi cinta mrk semakin kuat. Dg ini Hangah menyelamatkan Jaeha dr rencana pembunuhan saat di NK. Dg ini pula Jaeha menghampiri n percaya diri melamar Hangah seusai drama penyanderaannya. Dg ini pula mereka berdua memutuskan ikut WOC dan mempertaruhkan rencana pertunangan mrk pd keberhasilan/kegagalan WOC. Dg ini pula Hangah berani menekan tombol bom di HP krn dia percaya Jaeha. Dg ini pula Jaeha melepas Hangah n QM u/ misi sukarelawan ke Somalia. Dg ini pula, Jaeha n Hangah bertahan saat penculikan. Dg ini pula Jaeha akhirnya berhasil menemukan Hangah di penjara China. Dg ini pula Jaeha mengijinkan Hangah bertemu Bonggu. Dan dg trust di antara mrk ber-2 ini, Jaeha n Hangah bertahan saat mrk harus berpisah akibat ancaman perang antar 2 Korea, yg akhirnya membuat ke-2nya bertemu n bersatu kembali.

Terkadang krn terlalu mencintai seseorg, rasa cinta itu bs mjd bumerang bg diri sdri jika tdk dilandasi o/ rasa percaya. Jenis cinta obsesif n super protektif tanpa sadar bs membunuh diri sdri. Tp krn ada rasa percaya antar pasangan walau terpisah jarak, rasa cinta justru akan semakin kuat. Ini yg terjadi pada AhHa couple. Bukan cinta membabi-buta yg egois dan kekanak-anakkan tapi cinta yg didasari o/ respek antar 2 org dewasa yg saling mengerti posisi satu sama lainnya. Tanpa harus banyak kata2 cinta, ikatan cinta di antara ke-2nya terjalin kuat krn sudah saling mengerti luar dalam. AhHa couple saling mencintai bukan hanya krn alasan ketertarikkan fisik-emosional antara pria-wanita sbgmn yg umum ditemui, tapi krn baik Jaeha-Hangah adalah sama2 manusia dewasa dg segala kelebihan/kekurangan yg saling membutuhkan n melengkapi. So. Touched.

Hub saling percaya antar 2 org manusia dewasa yg saling respek juga tercermin antara Jaeha-Shikyung. Shikyung selalu ada di sisi Jaeha, dimana Jaeha membutuhkannya di saat yg tepat. Dan dg caranya sdri, Jaeha selalu ada u/ Shikyung (dlm hub-nya dg Jaeshin). Sebelum kematian Shikyung, niat Jaeha membalas dendam pd Bonggu didasari alasan pribadi yg disebabkan krn kematian Jaekang+istri n kecelakaan yg menimpa Jaeshin. Tp setelah kematian Shikyung, Jaeha sadar bhw tidak ada alasan bgnya u/ tdk melawan Bonggu, krn Bonggu adalah manusia yg berbahaya. Jaeha melawan dg senjata yg tdk dipunyai n dipercayai Bonggu, yaitu dg aturan hukum yg berlaku. Hukum yg dibuat o/ manusia/people. Krn itu Jaeha menyeret Bonggu ke ICC demi rasa keadilan bukan lagi krn dendam pribadi. Jaeha percaya pd dirinya, keluarganya dan rakyatnya, sedangkan Bonggu justru tdk mempercayai siapa2 selain dirinya sendiri.

Tema trust jg tercermin di antara anggota SK-NK saat WOC. Kerjasama tim yg solid n rasa percaya/respek satu sama lainnya yg membuat mrk berhasil melewati tantangan WOC.

Trust, khususnya rasa percaya/respek tanpa pamrih terhadap sesama manusia yg semakin langka dlm kehidupan nyata kita sehari-hari, justru ditekankan berkali-kali o/ SW drama ini. So idealistic n heartwarming.

Buat aq pribadi, ga ada rasa bosen saat nonton drama ini. Mengingat adanya tema politik yg kuat, ini rekor buat aq bs menikmati sepenuhnya keseluruhan konflik dr drama ini ๐Ÿ˜€ (mungkin terbantu dg sisi black comedy-nya yg tdk pure political drama).

Mungkin buat sebagian org ending Bonggu di penjara seumur hidup ga sebanding dg penderitaan yg disebabkan o/nya. Atau unhappy ending buat Shikyung-Jaeshin couple. Atau ending terbuka antara SK-NK. Aq jg sempat mau boikot ke SW-nya (maksudnya? :D), tp kemudian saat aq pikir dalam2 lg, ga lebih ga kurang, memang ending yg spt ini yg paling pas buat drama idealis macam tk2h. Sampai scene terakhir SW-nya tetap konsisten mengusung tema black comedy. Sisi ini tetap diperlihatkannya saat little prince ga sengaja nyebut ibunya : ‘umani’ (panggilan ibu dg logat NK) dan menyebabkan permasalahan baru di tengah publik SK. Karena tk2h didasari o/ realita hub SK-NK, maka ending terbuka spt yg terjadi pd kenyataan SK-NK yg sebenarnya yg paling tepat. Kalau dibuat ke-2 Korea benar2 reunifikasi malah terlihat dipaksakan n dibuat-buat. Atau saat Jaeshin mengenang Shikyung, ini dilakukannya u/ melanjutkan hidupnya. Dia terus maju ke depan dg berani n percaya diri krn ada cinta Shikyung yg tulus pdnya. Memang menyedihkan tapi, well…..tdk selamanya hidup ini penuh dg gula2 n bunga, kan?! Apa yg kita ingin/pikir happy ending buat seseorang, belum tentu benar2 happy ending bagi org itu. Begitupun sebaliknya. Jaeshin mendapatkan kebahagiaan dg caranya sdri. Begitupun dg AhHa couple. Let’s be positive thinking! Semua tokoh di drama ini ‘berdamai’ dg masa lalu n menatap masa depan dg cara mrk sdri. So. Satisfied.

Sbg kdrama lover bertahun-tahun, baru kali ini aq menemukan kdrama yg begitu ‘real’ n terasa jujur dr segala aspek. Kompleksitas konflik yg ditawarkan drama ini beragam n disajikan dlm porsi yg seimbang. Sisi politik/militer di drama ini sama penting/porsinya dg sisi roman atau keluarga dan berhasil digambarkan dg tidak berat sebelah. Perlu ditekankan di sini, tk2h bukanlah drama sempurna, krn drama ini jg ga lepas dr byk kekurangan (khususnya dlm hal editing, lack acting from foreign actors, etc) tp buat aq pribadi, level kepuasan saat menonton drama ini jelas sangat berbeda dg kdrama yg pernah aq tonton sebelumnya. Bukan dg maksud membandingkan dg kdrama lain atau krn bias LM-LFnya, tp menurutku (berusaha objektif) tk2h is full-package kdrama so far, khususnya dlm hal characters building yg SUPERB.

Dr 4 drama yg pernah dibintangi Seunggi, drama ini yg paling memperlihatkan kualitas aktingnya sbg aktor n kompleksitas karakter yg kena bgt. Kalo dr Jiwon unnie, drama Damo, Hwangjini n tk2h yg menurutku karakternya dapet bgt yg sekaligus jg memperlihatkan kualitas total akting seorang aktris sekelas Ha Jiwon. Sorry Sega lover, walau aq termasuk sega addict jg n ga meragukan skill aktingnya Jiwon unnie, tp karakter Gil Raim ga terlalu memorable buat aq, begitupun dg karakter Jiwon unnie di WHIB, ga terlalu berkesan buat aq ๐Ÿ™‚

Buatku, saat ini tk2h is top of the top dlm list drama favo-ku sepanjang masa. Dlm 5 tahun ke dpn, blm tentu ada lagi drama idealis spt tk2h. Krn itu, drama ini begitu spesial buat aq. Semakin ditonton ulang, semakin jatuh cinta pd drama ini. Butuh keberanian, open minded, n jg sikap kritis saat menonton drama ini. Sekali jatuh cinta maka akan semakin cinta, tp jika sedari awal ga suka maka seterusnya ga akan suka (?), khususnya pd jenis drama dg tema spt ini.

Tk2h membawa tingkat kepuasan aq saat menikmati kdrama semakin meningkat. Investasi emosi+pikiranku saat nonton kdrama akan semakin terasah/peka berkat tk2h, khususnya dr segi storyline yg ditawarkan kdrama lain (terlepas dr siapa yg main, SW-PD).

Ok, that’s it all! Mungkin ada yg bingung saat baca komen-ku ini, krn aq ga bs menjelaskannya dg cara yg lbh baik lagi. Sorry kalo jd curhat berkepanjangan. Hearties, FIGHTING!!! ๐Ÿ˜€